Selain emas seperti Tanah, rumah dan deposito apakah kena zakat?

Zakat pada PerhiasanPertanyaan : Orang yang membeli emas, baik untuk dipakai (perhiasan) maupun untuk simpanan (cadangan) dikenai zakat. Bagaimana dengan barang-barang lain yang bukan emas, seperti tanah, rumah dan deposito?

Maradjo S Aceh Utara

Dijawab Oleh : Prof. Dr. KH. Didin Hafidhuddin, M.Sc – Ketua Umum BAZNAS

Pada prinsipnya, jika kita membeli rumah, tanah, emas, mobil dan sebagainya, zakat yang dikeluarkan darinya adalah pada saat kita mendapatkan penghasilan (uang), bukannya pada saat uang tersebut telah menjadi tanah, emas atau mobil. Misalnya, kita menerima atau memiliki uang Rp50 juta, lalu kita keluarkan zakatnya sebesar 2,5%. Setelah itu (dari uang itu) kita membeli tanah, rumah, emas, atau mobil. Maka, tidak perlu lagi kita mengeluarkan zakatnya, terkecuali jika bermaksud jual beli emas (berdagang), maka setiap tahun harus kita perhitungkan asetnya. Jika mencapai nisab, wajib kita keluarkan zakatnya. Hal yang sama juga bila kita jual beli tanah atau komoditi lainnya.

sumber : majalah zakat

Pemerintah Kota Sabang

Pemerintah Kota Sabang

REKENING

Rekening BMS-ok

LINK TERKAIT

banner-mitra-baznas

banner-mitra-pa

banner-mitra-bm-aceh

Pemko Sabang

Peta Lokasi
Pengunjung
Kontak Form
Tentang Kami

Baitul Mal Sabang

Alamat :
Baitul Mal Sabang
Jl. Diponegoro Kuta Ateuh Sabang
Email : baitulmalsabang@gmail.com